Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Peradaban Islam pada masa Dinasti Mughal (1526-1857)

02.18 Add Comment

     .     PENDAHULUAN
Setelah Khilafah Abbasiyyah di Baghdad runtuh akibat serangan tentara Mongol, kekuatan politik Islam mengalami kemunduran secara drastik. Wilayah kekuasaannya tercabik-cabik dalam beberapa kerajaan kecil yang satu sama lain bahkan saling memerangi. Beberapa peninggalan budaya dan peradaban islam banyak yang hancur akibat serangan bangsa Mongol itu. Namun, kemalangan tidak sampai disitu, Timur Lenk menghancurkan pusat-pusat kekuasaan Islam yang lain.
India secara geografis lebih terlihat sebagai anak benua dari pada sebagai sebuah negara.[1] Kondisi fisik ini menyebabkan India terpecah-pecah menjadi sejumlah pemerintahan lokal yang berdaulat. Oleh karena itu menjelang invasi muslim, secara politik perpecahan ini menjadi alasan utama terjadinya konflik sepanjang sejarah India, di antara dua kecenderungan sistem pemerintahan, yaitu : sistem sentralistik atau desentralistik.[2]Kondisi semacam ini membuat sebagian besar penguasa muslim gagal membentuk kesatuan politik yang kokoh di sana.
            India adalah negeri yang memiliki wilayah yang luas dan terdiri atas banyak bangsa,bahasa,dan agama. Inilah di antara faktor yang menyulitkan pemerintah pusat menyatukan mereka. Kaum muslimin telah menaklukannya dan mendirikan kerajaan di ibu kota Dehli,lalu kekuasaannya meluas. Namun, kemudian terpecah menjadi negeri-negeri kecil yang terpecah- belah dan saling berselisih.